Mengapa Nyala Api Menguncup?
Ada pertanyaan menarik muncul di milis Fisika Indonesia: Kenapa nyala api, pada lilin misalnya, bentuknya selalu menguncup ke arah atas?
Jawabannya ternyata juga tidak kalah menarik. Begini, api kan disebabkan oleh adanya material penyusun suatu zat (terutama karbon) yang terbakar. Nah, akibat pembakaran ini ion-ion mengalami peningkatan suhu yang sangat tinggi, sehingga terjadi flouresensi atau eksitasi. Akibatnya, terjadi pancaran energi yang menghasilkan nyala api seperti yang kita lihat itu.
Api merupakan gas yang memiliki suhu yang sangat tinggi. Bentuk api (seperti pada peristiwa pembakaran) cenderung untuk menguncup karena pengaruh dari gaya gravitasi bumi terhadap susunan ion-ion yang tereksitasi pada bagian bawah sangat besar. Ion-ion yang tereksitasi ini memiliki panas yang sangat tinggi dibandingkan dengan lingkungan sekitarnya, sehingga memiliki berat jenis yang lebih ringan dibandingkan dengan udara sekitar. Akibatnya ia akan cenderung untuk menuju ke atas udara (bergerak melawan gravitasi bumi).
Karena penyebabnya adalah faktor gravitasi, lantas bagaimana dong bentuk api di ruang bebas gravitasi? Ternyata tanpa adanya gravitasi, api akan berbentuk bola!
Jawabannya ternyata juga tidak kalah menarik. Begini, api kan disebabkan oleh adanya material penyusun suatu zat (terutama karbon) yang terbakar. Nah, akibat pembakaran ini ion-ion mengalami peningkatan suhu yang sangat tinggi, sehingga terjadi flouresensi atau eksitasi. Akibatnya, terjadi pancaran energi yang menghasilkan nyala api seperti yang kita lihat itu.
Api merupakan gas yang memiliki suhu yang sangat tinggi. Bentuk api (seperti pada peristiwa pembakaran) cenderung untuk menguncup karena pengaruh dari gaya gravitasi bumi terhadap susunan ion-ion yang tereksitasi pada bagian bawah sangat besar. Ion-ion yang tereksitasi ini memiliki panas yang sangat tinggi dibandingkan dengan lingkungan sekitarnya, sehingga memiliki berat jenis yang lebih ringan dibandingkan dengan udara sekitar. Akibatnya ia akan cenderung untuk menuju ke atas udara (bergerak melawan gravitasi bumi).
Karena penyebabnya adalah faktor gravitasi, lantas bagaimana dong bentuk api di ruang bebas gravitasi? Ternyata tanpa adanya gravitasi, api akan berbentuk bola!
