Amazing Facts
Sebesar apa harga diri Anda? Sebelum pertanyaan ini diartikan macam-macam, saya ingin menekankan bahwa kata "harga" disini harus dibaca dan dimaknai secara literal, harafiah.
Sepintas, "harga diri" kita kelihatannya tidak seberapa. Kita semua tersusun atas atom yang membentuk unsur, dan kemudian molekul. Rata-rata molekul yang menyusun tubuh kita boleh dibilang tidak cukup berharga. Sebagian besar tubuh kita terdiri dari air yang nyaris tidak ada harganya; kandungan karbon di tubuh kita bisa dihargai dalam bentuk batubara; kalsium dalam tulang kita sebagai kapur tulis; nitrogen dalam protein kita sebagai udara (yang ini gratis malahan); sementara besi dalam darah kita senilai dengan sebuah paku karatan.
Harold Morowitz, Seorang ahli Biofisika, dalam bukunya The Wine of Life (New York: St. Martin's, 1979) telah menghitung biaya yang dibutuhkan untuk menggabungkan dengan tepat unsur-unsur pokok molekuler yang membangun manusia dengan membeli molekul dari toko pemasok bahan kimia. Hasilnya? Kita boleh berbangga karena "harga diri" kita ternyata lumayan tinggi: sekitar 10 juta dolar!
Tapi tentunya kita tidak bisa berharap untuk mencampurkan molekul-molekul itu di laboratorium, dan kemudian tahu-tahu mendapatkan sesosok manusia muncul dari dalam tabung reaksi. Itu jauh diluar jangkauan kemampuan kita, sekarang maupun (mungkin) jauh di masa datang.
Kalau fakta diatas masih belum cukup menakjubkan, cobalah yang berikut ini: Berdirilah di depan cermin, perhatikan tubuh Anda, lantas coba bandingkan dengan foto Anda, sekitar 10 tahun yang lalu. Ada yang berubah?
Jawabannya: semua sudah berubah! Tidak ada satupun diantara sel-sel yang menyusun tubuh kita yang dapat hidup lebih dari 8 tahun. Dengan kata lain, seluruh sel yang menyusun tubuh kita 10 tahun lalu, kini sudah mati atau mengalami regenerasi. Segalanya yang Anda lihat di foto Anda 10 tahun lalu itu sebenarnya sekarang telah musnah. Anda yang sekarang adalah "sesuatu" yang sama sekali berbeda dengan Anda pada sepuluh tahun yang lalu.
Alam memang menyimpan banyak keajaiban.
Sepintas, "harga diri" kita kelihatannya tidak seberapa. Kita semua tersusun atas atom yang membentuk unsur, dan kemudian molekul. Rata-rata molekul yang menyusun tubuh kita boleh dibilang tidak cukup berharga. Sebagian besar tubuh kita terdiri dari air yang nyaris tidak ada harganya; kandungan karbon di tubuh kita bisa dihargai dalam bentuk batubara; kalsium dalam tulang kita sebagai kapur tulis; nitrogen dalam protein kita sebagai udara (yang ini gratis malahan); sementara besi dalam darah kita senilai dengan sebuah paku karatan.
Harold Morowitz, Seorang ahli Biofisika, dalam bukunya The Wine of Life (New York: St. Martin's, 1979) telah menghitung biaya yang dibutuhkan untuk menggabungkan dengan tepat unsur-unsur pokok molekuler yang membangun manusia dengan membeli molekul dari toko pemasok bahan kimia. Hasilnya? Kita boleh berbangga karena "harga diri" kita ternyata lumayan tinggi: sekitar 10 juta dolar!
Tapi tentunya kita tidak bisa berharap untuk mencampurkan molekul-molekul itu di laboratorium, dan kemudian tahu-tahu mendapatkan sesosok manusia muncul dari dalam tabung reaksi. Itu jauh diluar jangkauan kemampuan kita, sekarang maupun (mungkin) jauh di masa datang.
Kalau fakta diatas masih belum cukup menakjubkan, cobalah yang berikut ini: Berdirilah di depan cermin, perhatikan tubuh Anda, lantas coba bandingkan dengan foto Anda, sekitar 10 tahun yang lalu. Ada yang berubah?
Jawabannya: semua sudah berubah! Tidak ada satupun diantara sel-sel yang menyusun tubuh kita yang dapat hidup lebih dari 8 tahun. Dengan kata lain, seluruh sel yang menyusun tubuh kita 10 tahun lalu, kini sudah mati atau mengalami regenerasi. Segalanya yang Anda lihat di foto Anda 10 tahun lalu itu sebenarnya sekarang telah musnah. Anda yang sekarang adalah "sesuatu" yang sama sekali berbeda dengan Anda pada sepuluh tahun yang lalu.
Alam memang menyimpan banyak keajaiban.

itu lah betapa seluruh pengetahuan yang kita miliki sekarang tak lebih banyak dari setetes air dari lautan ....
Dan tuhan menaikan derajat orang2 yang menuntut ilmu...
Posted by
Anonymous |
10:58 AM