« Home | Narcissus » | Seabad Dunia Penerbangan » | Angka 13 » | Setelah Lebaran Berlalu » | Kampung Halaman » | Simfoni Nomor 9 » | Kiamat! » | Marie Curie » | Murphy's Law » | Buleleng »

Ramalan

Momen awal tahun, bagi sebagian, adalah saat-saat dimana mereka ingin memperoleh gambaran mengenai masa depannya. Di saat-saat semacam inilah, paranormal menjadi profesi yang paling "laris". Sepertinya awal tahun tidak lengkap apabila tidak diwarnai dengan "sabda" mereka-mereka itu, yang biasanya ramai dikutip di media massa.

Kebanyakan orang mengaku tidak terlalu percaya dengan omongan paranormal, khususnya apabila menyangkut masa depan. Tapi anehnya, kenapa pula mereka tekun menyimak setiap sang paranormal buka suara? Sebagian palingan akan menjawab "iseng saja", namun persoalan sesungguhnya bukan sesederhana itu.

Dalam situasi yang penuh ketidak-pastian, orang biasanya akan merasa butuh pegangan. Situasi kompetisi yang sedemikian ketat, ditambah dengan situasi yang unpredictable, bisa membuat "garis nasib" seseorang berubah sedemikian cepat. Orang yang hidup ditengah tingkat ketidak pastian yang tinggi sangat memerlukan suatu pegangan bagi mereka agar tidak keliru mengambil langkah.

Walaupun kesannya tidak rasional, namun banyak orang - terutama yang suka mengkaitkan apa saja dengan hoki (untung) maupun ciong (rugi) - akan menjadikan saran dari siapa saja sebagai pertimbangan untuk mengambil langkah. Kendati mengambil sikap "percaya-nggak-percaya", tapi toh, mereka sering menggunakan "fatwa" paranormal sebagai second oppinion dalam mengambil langkah. Ini mungkin berkaitan dengan faktor psikologis saja, walaupun kadang-kadang bercampur dengan faktor religius atau kultural.