Membeli Kupon Lotre
Orang beragama saleh mengalami masa sulit. Maka ia mulai berdoa cara berikut: "Tuhan, ingatlah tahun-tahun yang sudah lewat aku mengabdi-Mu sebaik mungkin, tidak minta apa-apa sebagai balasan. Sekarang aku sudah tua, bangkrut lagi. Sekarang aku akan mohon kebajikan-Mu untuk pertama kalinya di dalam hidup, dan aku yakin Engkau tidak akan berkata Tidak: Biarlah aku putus lotre."
Hari - lewat- lalu minggu - lalu bulan. Tetapi tak terjadi sesuatu. Akhirnya, hampir-hampir putus asa, ia berteriak pada suatu malam. "Mengapa aku tak Kauberi kesempatan, Tuhan?"
Ia tiba-tiba mendengar suara Tuhan menjawab, "Berilah aku kesempatan dulu! Mengapa engkau tidak membeli kupon lotre?"
(DOA SANG KATAK 1, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)
Hari - lewat- lalu minggu - lalu bulan. Tetapi tak terjadi sesuatu. Akhirnya, hampir-hampir putus asa, ia berteriak pada suatu malam. "Mengapa aku tak Kauberi kesempatan, Tuhan?"
Ia tiba-tiba mendengar suara Tuhan menjawab, "Berilah aku kesempatan dulu! Mengapa engkau tidak membeli kupon lotre?"
(DOA SANG KATAK 1, Anthony de Mello SJ, Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)
